Bang Zul dan Umi Rohmi Jalani Vaksin Kedua

0
36

Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, (Bang Zul) dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd (Umi Rohmi), kembali divaksin Covid-19 dosis kedua di Graha Mandalika RSUD NTB, Kamis, 28 Januari 2020. Meskipun vaksinasi sudah dilakukan, Bang Zul mengingatkan masyarakat jangan abai terhadap protokol kesehatan.

Sementara itu, Wagub meminta agar masyarakat menyukseskan kegiatan vaksinasi ini. Karena vaksinasi merupakan salah satu cara mengatasi pandemi Covid-19 dengan menghambat penularannya.

Bang Zul mengatakan vaksinasi kedua bagi pejabat teras di provinsi NTB dan sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan lembaga profesi kesehatan berjalan lancar. Dengan vaksinasi kedua ini, Bang Zul berharap bisa mengurangi berita-berita hoaks yang menyebar bahwa setelah disuntik vaksin ada yang meninggal dunia.

“Dan tentu, bukan berarti kalau sudah disuntik vaksin, kemudian abai terhadap protokol kesehatan. Seakan-akan merdeka, bukan. Tapi betul-betul tetap menjalankan 5M,” kata Bang Zul dikonfirmasi usai divaksin Covid-19, Kamis, 28 Januari 2021.

5M yang dimaksud Bang Zul adalah tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Tetap itu harus dilakukan,” katanya.

Orang nomor satu di NTB ini mengatakan setelah dirinya divaksin Covid-19, baik yang dosis pertama dan kedua, kondisinya biasa saja. Artinya, tidak merasakan efek samping setelah divaksinasi Covid-19.

“Mudah-mudahan ini, memberikan semangat bagi mereka yang divaksin. Untuk tidak takut dengan berita-berita yang menyesatkan,” harapnya.

Hal senada diungkapkan Wagub NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. Ia mengaku, tak mengalami gejala apapun setelah divaksin Covid-19. “Paling ngantuk-ngantuk sedikit, makannya malah enak,” tuturnya.

Ia mengimbau seluruh masyarakat NTB untuk menyukseskan kegiatan vaksinasi Covid-19. Karena menurutnya, vaksinasi adalah salah satu cara menghambat penularan Covid-19. “Dan salah satu cara untuk menyelesaikan masalah Covid-19 di NTB,” ujarnya.

Wagub yang biasa siapa Umi Rohmi ini mengingatkan masyarakat agar jangan percaya informasi hoaks tentang vaksinasi Covid-19. Ia mengajak masyarakat NTB untuk beramai-ramai datang ke fasilitas kesehatan jika pada saatnya jadwal vaksinasi untuk masyarakat dimulai.

“Mari kita ramai-ramai untuk divaksin. Agar imunitas masyarakat NTB bisa baik. Sehingga bisa menahan laju penyebaran Covid-19,” ajaknya.

Pada kegiatan vaksinasi dosis kedua ini, sebanyak 20 penerima vaksin Covid-19 terdiri dari Bang Zul NTB, Wakil Gubernur NTB, Forkopimda, Organisasi Profesi, Tokoh Maysarakat dan Tokoh Agama. Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan NTB terkait tenaga kesehatan yang telah divaksin, hingga 28 Januari 2021 mencapai 4.588 orang dari target 9.207 orang tenaga kesehatan di Kota Mataram dan Lombok Barat.

Pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat telah dilakukan di 48 sarana kesehatan yang tersebar di dua daerah ini. Selanjutnya vaksin Covid-19 juga mulai didistribusikan untuk Kabupaten/Kota yang ada dipulau Sumbawa sebanyak 18.600 dosis vaksin. Yakni untuk Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima. (Sumber: Nasir/Suara NTB)

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah (Bang Zul) saat menerima vaksin Covid-19 dosis kedua di Graha Mandalika RSUD NTB, Kamis, 28 Januari 2020. (Biro Adpim NTB)